Perbedaan SUPRA dan Ripple: SUPRA diperdagangkan di Rp3,03 (kapitalisasi pasar Rp98,56M, volume 24 jam Rp5,32M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp17.940 (kapitalisasi pasar Rp1.124,72T, volume 24 jam Rp14,82T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 11411,5× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar SUPRA 32,7B / 100B SUPRA (33%) dibanding 62,7B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SUPRA selama 17 Hari dan Ripple selama 69 Hari.
| SUPRA | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp98,56M | Rp1.124,72T |
Volume (24h) | Rp5,32M | Rp14,82T |
Suplai yang Beredar | 32,7B / 100B SUPRA (33%) | 62,7B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SUPRA menunjukkan sinyal bearish kuat dengan harga terkini Rp3,006 dan market cap Rp98,21M. Token ini berada dalam tren turun jangka pendek dengan indikator teknis mayoritas bearish (19 sinyal jual vs 4 beli). RSI menunjukkan kondisi oversold di level 22-23, namun ADX mengkonfirmasi tren bearish yang kuat. Supply yang beredar baru 32,7M dari total 100M SUPRA dengan rata-rata hold time 17 hari.
Outlook bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI yang mungkin memicu rebound teknis, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas, volatilitas tinggi, dan belum ada perkembangan fundamental signifikan yang mendukung pergerakan harga.
XRP saat ini diperdagangkan di Rp17.986 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, turun 43% sejak awal 2026. Token ini menunjukkan tekanan jual berkelanjutan dengan lima bulan berturut-turut merah, meskipun ada adopsi jaringan seperti integrasi Deutsche Bank dan peluncuran stablecoin EURCV di XRP Ledger. Market cap mencapai Rp1.126,42 triliun dengan sirkulasi 63% dari total supply 100 juta XRP.
Outlook jangka pendek tetap bearish karena tekanan jual dominan, namun potensi rebound ada jika support kunci Rp17.570 bertahan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan sentimen negatif institusional, sementara peluang terletak pada adopsi blockchain yang terus berkembang dan kemungkinan pemulihan teknis dari level oversold.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →