Perbedaan SUPRA dan Ripple: SUPRA diperdagangkan di Rp3,75 (kapitalisasi pasar Rp122,45M, volume 24 jam Rp4,97M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp20.033 (kapitalisasi pasar Rp1.252,21T, volume 24 jam Rp21T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 10226,3× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar SUPRA 32,5B / 100B SUPRA (33%) dibanding 62,5B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SUPRA selama 15 Hari dan Ripple selama 68 Hari.
| SUPRA | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp122,45M | Rp1.252,21T |
Volume (24h) | Rp4,97M | Rp21T |
Suplai yang Beredar | 32,5B / 100B SUPRA (33%) | 62,5B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 68 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3,6929 dan kapitalisasi pasar Rp119,88 juta. Supply yang beredar baru 32,5 juta dari total 100 juta token, dengan rata-rata hold time 15 hari. Indikator teknis seperti moving averages menunjukan tekanan jual kuat, sementara osilator dalam kondisi netral.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas rendah dan minimnya perkembangan fundamental proyek terkini.
XRP saat ini diperdagangkan di Rp20.104 dengan kapitalisasi pasar Rp1.254,26 triliun, menunjukkan tren netral dalam jangka pendek. Token ini mengalami penurunan 43% sejak awal 2026 namun menunjukkan tanda-tanda konsolidasi di sekitar level support kunci. Berita terbaru menunjukkan adopsi institusional oleh Deutsche Bank dan integrasi stablecoin EURCV oleh Société Générale di XRP Ledger, meskipun harga belum merespons positif.
Outlook keseluruhan netral dengan potensi rebound jika support utama bertahan, namun risiko penurunan lebih lanjut tetap ada akibat tekanan jual berkelanjutan dan sentimen pasar yang hati-hati. Peluang terletak pada adopsi jaringan yang meningkat, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →