Perbedaan SUPRA dan Velo: SUPRA diperdagangkan di Rp2,99 (kapitalisasi pasar Rp98,33M, volume 24 jam Rp5,26M), sedangkan Velo diperdagangkan di Rp57,32 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp19,9M). Perbedaan utamanya: Velo jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar SUPRA 32,7B / 100B SUPRA (33%) dibanding 17,6B / 24B VELO (74%) milik Velo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SUPRA selama 17 Hari dan Velo selama 28 Hari.
| SUPRA | VELO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp98,33M | Rp1,01T |
Volume (24h) | Rp5,26M | Rp19,9M |
Suplai yang Beredar | 32,7B / 100B SUPRA (33%) | 17,6B / 24B VELO (74%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →Velo Labs sedang membangun jaringan bursa kredit federasi yang unik. Jaringan ini didukung oleh Velo Protocol, yang merupakan protokol keuangan blockchain yang memungkinkan penerbitan kredit digital dan transfer aset tanpa batas untuk bisnis yang menggunakan sistem kontrak pintar. Misi inti proyek ini adalah memungkinkan para mitra untuk mentransfer nilai secara aman dan terjamin antara satu sama lain secara tepat waktu dan transparan.
Selengkapnya di halaman VELO →