Perbedaan SUPRA dan USDC: SUPRA diperdagangkan di Rp3,17 (kapitalisasi pasar Rp102,88M, volume 24 jam Rp5,4M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp17.870 (kapitalisasi pasar Rp1.286,85T, volume 24 jam Rp154,32T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 12508,3× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai SUPRA dibatasi (32,7B / 100B SUPRA (33%)), sedangkan USDC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SUPRA selama 17 Hari dan USDC selama 63 Hari.
| SUPRA | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp102,88M | Rp1.286,85T |
Volume (24h) | Rp5,4M | Rp154,32T |
Suplai yang Beredar | 32,7B / 100B SUPRA (33%) | 72B USDC |
Typical Hold Time | 17 Hari | 63 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3,1485 dan kapitalisasi pasar Rp102,82 juta. Token ini memiliki supply terbatas 100 juta dengan sirkulasi 33% dan rata-rata hold time 17 hari. Indikator teknis mayoritas bearish dengan moving averages menunjukkan 13 sinyal jual, sementara RSI dalam zona netral menunjukkan potensi oversold jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound teknis dari level support Rp3, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas rendah. Investor harus waspada terhadap volatilitas ekstrem yang khas pada aset kripto dengan kapitalisasi kecil.
USDC saat ini diperdagangkan pada Rp17.878 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh indikator moving average. Token stablecoin ini memiliki market cap Rp1.286,66 triliun dengan supply beredar 72,1 juta USDC. RSI menunjukkan kondisi oversold pada timeframe 12 hari, sementara ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Tingkat hold time rata-rata 63 hari mencerminkan penggunaan sebagai aset penyimpan nilai.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan risiko volatilitas pasar crypto. Peluang utama terletak pada stabilitas nilai sebagai stablecoin, sementara risiko termasuk tekanan regulator dan fluktuasi likuiditas. Investor perlu memantau level support kritis di Rp17.658 dan perkembangan adopsi ekosistem.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →