Perbedaan SUPRA dan SushiSwap: SUPRA diperdagangkan di Rp3,04 (kapitalisasi pasar Rp99,67M, volume 24 jam Rp5,22M), sedangkan SushiSwap diperdagangkan di Rp2.868 (kapitalisasi pasar Rp821,31M, volume 24 jam Rp73,94M). Perbedaan utamanya: SushiSwap jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai SUPRA dibatasi (32,7B / 100B SUPRA (33%)), sedangkan SushiSwap terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SUPRA selama 17 Hari dan SushiSwap selama 99 Hari.
| SUPRA | SUSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp99,67M | Rp821,31M |
Volume (24h) | Rp5,22M | Rp73,94M |
Suplai yang Beredar | 32,7B / 100B SUPRA (33%) | 286,8M SUSHI |
Typical Hold Time | 17 Hari | 99 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →SUSHI adalah token Ethereum yang mendukung SushiSwap, pertukaran cryptocurrency terdesentralisasi dan pembuat pasar otomatis yang dibangun di atas Ethereum.
Selengkapnya di halaman SUSHI →