Perbedaan SuperVerse dan Plasma: SuperVerse diperdagangkan di Rp1.561 (kapitalisasi pasar Rp996,13M, volume 24 jam Rp64,19M), sedangkan Plasma diperdagangkan di Rp1.663 (kapitalisasi pasar Rp4,29T, volume 24 jam Rp1,12T). Perbedaan utamanya: Plasma jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar SuperVerse, dan suplai SuperVerse dibatasi (640,2M / 1.000M SUPER (65%)), sedangkan Plasma terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperVerse selama 27 Hari dan Plasma selama 25 Hari.
| SUPER | XPL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp996,13M | Rp4,29T |
Volume (24h) | Rp64,19M | Rp1,12T |
Suplai yang Beredar | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) | 2,6B XPL |
Typical Hold Time | 27 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →Plasma is a Layer 1 blockchain designed to power the global stablecoin economy. Built for fast, zero-fee USDT payments and customizable gas tokens, it enables borderless, permissionless access to financial services. With its global payments network and integrated products, Plasma is establishing itself as the native chain for stablecoin transactions.
Selengkapnya di halaman XPL →