Perbedaan SuperVerse dan eCash: SuperVerse diperdagangkan di Rp1.560 (kapitalisasi pasar Rp996,13M, volume 24 jam Rp64,19M), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1214 (kapitalisasi pasar Rp2,41T, volume 24 jam Rp1,29T). Perbedaan utamanya: eCash jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar SuperVerse, dan suplai beredar SuperVerse 640,2M / 1.000M SUPER (65%) dibanding 20,1T / 21T XEC (96%) milik eCash. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperVerse selama 27 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| SUPER | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp996,13M | Rp2,41T |
Volume (24h) | Rp64,19M | Rp1,29T |
Suplai yang Beredar | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 27 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →