Perbedaan SuperVerse dan The White Whale: SuperVerse diperdagangkan di Rp1.516 (kapitalisasi pasar Rp973,82M, volume 24 jam Rp37,17M), sedangkan The White Whale diperdagangkan di Rp20,89 (kapitalisasi pasar Rp20,58M, volume 24 jam Rp3,37M). Perbedaan utamanya: SuperVerse jauh lebih besar — sekitar 47,3× kapitalisasi pasar The White Whale, dan suplai beredar SuperVerse 640,2M / 1.000M SUPER (65%) dibanding 999,8M / 999,8M WHITEWHALE (100%) milik The White Whale. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperVerse selama 28 Hari dan The White Whale selama 10 Hari.
| SUPER | WHITEWHALE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp973,82M | Rp20,58M |
Volume (24h) | Rp37,17M | Rp3,37M |
Suplai yang Beredar | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) | 999,8M / 999,8M WHITEWHALE (100%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →The White Whale adalah memecoin berbasis Solana yang menekankan kepemilikan komunitas dan transparansi. Token ini merepresentasikan trader ritel yang menentang praktik pasar yang tidak adil, dengan suplai tetap tanpa pajak atau burn. Dengan filosofi “whale untuk semua,” WHITEWHALE berfokus pada kepercayaan, edukasi, dan keberlanjutan jangka panjang, bukan sekadar hype.
Selengkapnya di halaman WHITEWHALE →