Perbedaan Stacks dan Tezos: Stacks diperdagangkan di Rp3.037 (kapitalisasi pasar Rp5,51T, volume 24 jam Rp103,82M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp4.095 (kapitalisasi pasar Rp4,49T, volume 24 jam Rp134,71M). Perbedaan utamanya: Stacks lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Stacks 1,8B STX dibanding 1,1B XTZ milik Tezos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Stacks selama 45 Hari dan Tezos selama 97 Hari.
| STX | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,51T | Rp4,49T |
Volume (24h) | Rp103,82M | Rp134,71M |
Suplai yang Beredar | 1,8B STX | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 45 Hari | 97 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Stacks adalah solusi blockchain layer-1 yang dirancang untuk membawa smart contract dan aplikasi terdesentralisasi (DApps) ke Bitcoin (BTC). Smart contract ini dibawa ke Bitcoin tanpa mengubah fitur apa pun yang membuatnya begitu kuat — termasuk keamanan dan stabilitasnya.
Selengkapnya di halaman STX →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →