Perbedaan Starknet dan ZeroLend: Starknet diperdagangkan di Rp408,02 (kapitalisasi pasar Rp2,82T, volume 24 jam Rp783,53M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 284,3× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai ZeroLend dibatasi (54,9B / 100B ZERO (55%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Starknet selama 75 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| STRK | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,82T | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp783,53M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 6,8B STRK | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 75 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →