Perbedaan Starknet dan Codatta: Starknet diperdagangkan di Rp408,22 (kapitalisasi pasar Rp2,78T, volume 24 jam Rp903,98M), sedangkan Codatta diperdagangkan di Rp124,02 (kapitalisasi pasar Rp309,06M, volume 24 jam Rp16,37M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 9× kapitalisasi pasar Codatta, dan suplai Codatta dibatasi (2,5B / 10B XNY (25%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Starknet selama 75 Hari dan Codatta selama 4 Hari.
| STRK | XNY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,78T | Rp309,06M |
Volume (24h) | Rp903,98M | Rp16,37M |
Suplai yang Beredar | 6,8B STRK | 2,5B / 10B XNY (25%) |
Typical Hold Time | 75 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →Codatta adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mengubah pengetahuan manusia dan AI menjadi aset digital yang dapat dimiliki dan menghasilkan royalti. Kontributor dapat memecah data menjadi aset fraksional dengan potensi pendapatan berkelanjutan. Beroperasi di BNB Chain, Ethereum, dan Solana, Codatta menyediakan pelacakan asal data, lisensi, serta distribusi pembayaran otomatis untuk ekosistem AI dan DeSci.
Selengkapnya di halaman XNY →