Perbedaan Starknet dan Walrus: Starknet diperdagangkan di Rp527,05 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp435,53M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp560,71 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp64,6M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Walrus, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (50%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Starknet selama 73 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| STRK | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,44T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp435,53M | Rp64,6M |
Suplai yang Beredar | 6,6B STRK | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 73 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →