Perbedaan Starknet dan Thena: Starknet diperdagangkan di Rp524,34 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp435,53M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp1.017 (kapitalisasi pasar Rp135,35M, volume 24 jam Rp117,06M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 25,4× kapitalisasi pasar Thena, dan suplai Thena dibatasi (133,3M / 326,1M THE (41%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Starknet selama 73 Hari dan Thena selama 59 Hari.
| STRK | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,44T | Rp135,35M |
Volume (24h) | Rp435,53M | Rp117,06M |
Suplai yang Beredar | 6,6B STRK | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 73 Hari | 59 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →