Perbedaan Starknet dan Telcoin: Starknet diperdagangkan di Rp524,5 (kapitalisasi pasar Rp3,45T, volume 24 jam Rp434,25M), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp37,4 (kapitalisasi pasar Rp3,6T, volume 24 jam Rp19,03M). Perbedaan utamanya: Starknet dan Telcoin berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Telcoin dibatasi (96,1B / 100B TEL (97%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Starknet selama 73 Hari dan Telcoin selama 11 Hari.
| STRK | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,45T | Rp3,6T |
Volume (24h) | Rp434,25M | Rp19,03M |
Suplai yang Beredar | 6,6B STRK | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 73 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →