Perbedaan Starknet dan Bittensor: Starknet diperdagangkan di Rp408,22 (kapitalisasi pasar Rp2,79T, volume 24 jam Rp900,83M), sedangkan Bittensor diperdagangkan di Rp3.627.266 (kapitalisasi pasar Rp40,74T, volume 24 jam Rp1,83T). Perbedaan utamanya: Bittensor jauh lebih besar — sekitar 14,6× kapitalisasi pasar Starknet, dan suplai Bittensor dibatasi (11,2M / 21M TAO (54%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Starknet selama 75 Hari dan Bittensor selama 43 Hari.
| STRK | TAO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,79T | Rp40,74T |
Volume (24h) | Rp900,83M | Rp1,83T |
Suplai yang Beredar | 6,8B STRK | 11,2M / 21M TAO (54%) |
Typical Hold Time | 75 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →