Perbedaan Starknet dan Swell Network: Starknet diperdagangkan di Rp407,31 (kapitalisasi pasar Rp2,78T, volume 24 jam Rp928,82M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp11,08 (kapitalisasi pasar Rp57,37M, volume 24 jam Rp23,78M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 48,5× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai Swell Network dibatasi (5,2B / 10B SWELL (52%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Starknet selama 75 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| STRK | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,78T | Rp57,37M |
Volume (24h) | Rp928,82M | Rp23,78M |
Suplai yang Beredar | 6,8B STRK | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 75 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
STRK saat ini diperdagangkan pada Rp402,59 dengan sinyal teknis keseluruhan BEARISH, didorong oleh moving averages yang sangat bearish (0 beli, 13 jual). RSI_6 di 17,83 menunjukkan kondisi oversold, namun ADX mengindikasikan tren bearish kuat. Token berada di dekat support S1 (Rp402) dengan resistensi terdekat di R1 (Rp428). Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan, dan sentimen pasar crypto secara umum masih tertekan.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang muncul dari level oversold RSI yang mungkin memicu rebound teknis, namun tekanan bearish dari moving averages dan tren makro crypto masih kuat. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas dengan volume rendah, dan ketidakpastian regulasi sektor crypto yang berlanjut.
Swell Network saat ini diperdagangkan pada Rp11.565 dengan kapitalisasi pasar Rp59,63 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis. Token ini memiliki supply yang terkontrol dengan 52% dari total supply 10 juta SWELL sudah beredar. Indikator teknis menunjukkan tekanan jual yang dominan dengan moving averages bearish, sementara osilator dalam zona netral. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp10-11, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau volume trading dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →