Perbedaan Streamflow dan Zilliqa: Streamflow diperdagangkan di Rp173,23 (kapitalisasi pasar Rp43,9M, volume 24 jam Rp1,37M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp54,62 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp53,18M). Perbedaan utamanya: Zilliqa jauh lebih besar — sekitar 24,8× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai beredar Streamflow 252,7M / 1B STREAM (26%) dibanding 20,1B / 21B ZIL (96%) milik Zilliqa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Streamflow selama 26 Hari dan Zilliqa selama 129 Hari.
| STREAM | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp43,9M | Rp1,09T |
Volume (24h) | Rp1,37M | Rp53,18M |
Suplai yang Beredar | 252,7M / 1B STREAM (26%) | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 129 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →