Perbedaan Streamflow dan Ondo US Dollar Yield: Streamflow diperdagangkan di Rp173,23 (kapitalisasi pasar Rp43,82M, volume 24 jam Rp1,36M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.573 (kapitalisasi pasar Rp39,02T, volume 24 jam Rp5,61M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 890,5× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai Streamflow dibatasi (252,7M / 1B STREAM (26%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Streamflow selama 26 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 18 Hari.
| STREAM | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp43,82M | Rp39,02T |
Volume (24h) | Rp1,36M | Rp5,61M |
Suplai yang Beredar | 252,7M / 1B STREAM (26%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 26 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →