Perbedaan Streamflow dan USDS: Streamflow diperdagangkan di Rp144,83 (kapitalisasi pasar Rp38,3M, volume 24 jam Rp1,17M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp17.875 (kapitalisasi pasar Rp175,01T, volume 24 jam Rp3T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 4569,5× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai Streamflow dibatasi (254,5M / 1B STREAM (26%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Streamflow selama 28 Hari dan USDS selama 12 Hari.
| STREAM | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp38,3M | Rp175,01T |
Volume (24h) | Rp1,17M | Rp3T |
Suplai yang Beredar | 254,5M / 1B STREAM (26%) | 9,8B USDS |
Typical Hold Time | 28 Hari | 12 Hari |
Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →