Perbedaan Streamflow dan UMA: Streamflow diperdagangkan di Rp144,83 (kapitalisasi pasar Rp38,3M, volume 24 jam Rp1,17M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp5.888 (kapitalisasi pasar Rp530,97M, volume 24 jam Rp33M). Perbedaan utamanya: UMA jauh lebih besar — sekitar 13,9× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai Streamflow dibatasi (254,5M / 1B STREAM (26%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Streamflow selama 28 Hari dan UMA selama 72 Hari.
| STREAM | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp38,3M | Rp530,97M |
Volume (24h) | Rp1,17M | Rp33M |
Suplai yang Beredar | 254,5M / 1B STREAM (26%) | 90,6M UMA |
Typical Hold Time | 28 Hari | 72 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →