Perbedaan Xertra dan Turtle: Xertra diperdagangkan di Rp151,27 (kapitalisasi pasar Rp332,15M, volume 24 jam Rp69,53M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp778,8 (kapitalisasi pasar Rp120,26M, volume 24 jam Rp18,41M). Perbedaan utamanya: Xertra jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai Turtle dibatasi (154,7M / 1B TURTLE (16%)), sedangkan Xertra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Xertra selama 39 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| STRAX | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp332,15M | Rp120,26M |
Volume (24h) | Rp69,53M | Rp18,41M |
Suplai yang Beredar | 2,2B STRAX | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 12 Hari |
Stratis adalah platform blockchain-as-a-service yang menawarkan beberapa produk dan layanan kepada perusahaan, termasuk meluncurkan sidechain privat, menjalankan node penuh, mengembangkan dan menyebarkan kontrak pintar, platform peluncuran koin perdana, dan aplikasi proof-of-identity. Perusahaan ini juga menyediakan dompet mata uang kripto dan layanan konsultasi blockchain.
Selengkapnya di halaman STRAX →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →