Perbedaan StakeStone dan USDS: StakeStone diperdagangkan di Rp789,29 (kapitalisasi pasar Rp176,91M, volume 24 jam Rp206,61M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp18.072 (kapitalisasi pasar Rp181,38T, volume 24 jam Rp3,26T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 1025,3× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai StakeStone dibatasi (225,3M / 1B STO (23%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan StakeStone selama 10 Hari dan USDS selama 9 Hari.
| STO | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp176,91M | Rp181,38T |
Volume (24h) | Rp206,61M | Rp3,26T |
Suplai yang Beredar | 225,3M / 1B STO (23%) | 10B USDS |
Typical Hold Time | 10 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →