Perbedaan StakeStone dan Threshold: StakeStone diperdagangkan di Rp789,15 (kapitalisasi pasar Rp176,91M, volume 24 jam Rp206,61M), sedangkan Threshold diperdagangkan di Rp73,86 (kapitalisasi pasar Rp807,63M, volume 24 jam Rp363,22M). Perbedaan utamanya: Threshold jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai beredar StakeStone 225,3M / 1B STO (23%) dibanding 11,2B / 11,2B T (100%) milik Threshold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan StakeStone selama 10 Hari dan Threshold selama 23 Hari.
| STO | T | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp176,91M | Rp807,63M |
Volume (24h) | Rp206,61M | Rp363,22M |
Suplai yang Beredar | 225,3M / 1B STO (23%) | 11,2B / 11,2B T (100%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →