Perbedaan StakeStone dan Xertra: StakeStone diperdagangkan di Rp682,11 (kapitalisasi pasar Rp153,45M, volume 24 jam Rp54,23M), sedangkan Xertra diperdagangkan di Rp147,31 (kapitalisasi pasar Rp322,22M, volume 24 jam Rp10,68M). Perbedaan utamanya: Xertra jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai StakeStone dibatasi (225,3M / 1B STO (23%)), sedangkan Xertra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan StakeStone selama 11 Hari dan Xertra selama 39 Hari.
| STO | STRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,45M | Rp322,22M |
Volume (24h) | Rp54,23M | Rp10,68M |
Suplai yang Beredar | 225,3M / 1B STO (23%) | 2,2B STRAX |
Typical Hold Time | 11 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →Stratis adalah platform blockchain-as-a-service yang menawarkan beberapa produk dan layanan kepada perusahaan, termasuk meluncurkan sidechain privat, menjalankan node penuh, mengembangkan dan menyebarkan kontrak pintar, platform peluncuran koin perdana, dan aplikasi proof-of-identity. Perusahaan ini juga menyediakan dompet mata uang kripto dan layanan konsultasi blockchain.
Selengkapnya di halaman STRAX →