Perbedaan Lido Staked Ether dan Codatta: Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp34.872.290 (kapitalisasi pasar Rp318,88T, volume 24 jam Rp114,9M), sedangkan Codatta diperdagangkan di Rp107,31 (kapitalisasi pasar Rp266,53M, volume 24 jam Rp60,07M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 1196,4× kapitalisasi pasar Codatta, dan suplai Codatta dibatasi (2,5B / 10B XNY (25%)), sedangkan Lido Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lido Staked Ether selama 20 Hari dan Codatta selama 3 Hari.
| STETH | XNY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp318,88T | Rp266,53M |
Volume (24h) | Rp114,9M | Rp60,07M |
Suplai yang Beredar | 9,2M STETH | 2,5B / 10B XNY (25%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →Codatta adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mengubah pengetahuan manusia dan AI menjadi aset digital yang dapat dimiliki dan menghasilkan royalti. Kontributor dapat memecah data menjadi aset fraksional dengan potensi pendapatan berkelanjutan. Beroperasi di BNB Chain, Ethereum, dan Solana, Codatta menyediakan pelacakan asal data, lisensi, serta distribusi pembayaran otomatis untuk ekosistem AI dan DeSci.
Selengkapnya di halaman XNY →