Perbedaan Lido Staked Ether dan Turtle: Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp33.534.782 (kapitalisasi pasar Rp317,69T, volume 24 jam Rp150,1M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp775,09 (kapitalisasi pasar Rp120,26M, volume 24 jam Rp18,41M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 2641,7× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai Turtle dibatasi (154,7M / 1B TURTLE (16%)), sedangkan Lido Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lido Staked Ether selama 22 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| STETH | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp317,69T | Rp120,26M |
Volume (24h) | Rp150,1M | Rp18,41M |
Suplai yang Beredar | 9,5M STETH | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →