Perbedaan Lido Staked Ether dan Tensor: Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp33.688.324 (kapitalisasi pasar Rp319,03T, volume 24 jam Rp101,42M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp566,14 (kapitalisasi pasar Rp298,73M, volume 24 jam Rp76,69M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 1068× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai beredar Lido Staked Ether 9,5M STETH dibanding 526,9M TNSR milik Tensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Lido Staked Ether selama 22 Hari dan Tensor selama 35 Hari.
| STETH | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp319,03T | Rp298,73M |
Volume (24h) | Rp101,42M | Rp76,69M |
Suplai yang Beredar | 9,5M STETH | 526,9M TNSR |
Typical Hold Time | 22 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →