Perbedaan Steem dan Turtle: Steem diperdagangkan di Rp635,79 (kapitalisasi pasar Rp400,47M, volume 24 jam Rp44,71M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp776,88 (kapitalisasi pasar Rp120,27M, volume 24 jam Rp18,65M). Perbedaan utamanya: Steem jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai Turtle dibatasi (154,7M / 1B TURTLE (16%)), sedangkan Steem terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Steem selama 44 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| STEEM | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp400,47M | Rp120,27M |
Volume (24h) | Rp44,71M | Rp18,65M |
Suplai yang Beredar | 552,3M STEEM | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 12 Hari |
Steem (STEEM) adalah mata uang kripto asli dari blockchain Steem, sebuah platform media sosial terdesentralisasi yang dirancang untuk memberi penghargaan kepada pengguna atas pembuatan, kurasi, dan interaksi dengan konten. STEEM bertujuan untuk mendemokratisasi media sosial dan memonetisasi konten dengan memanfaatkan teknologi blockchain.
Selengkapnya di halaman STEEM →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →