Perbedaan Steem dan TokenFi: Steem diperdagangkan di Rp640,97 (kapitalisasi pasar Rp400,47M, volume 24 jam Rp44,71M), sedangkan TokenFi diperdagangkan di Rp32,16 (kapitalisasi pasar Rp35,96M, volume 24 jam Rp129,4M). Perbedaan utamanya: Steem jauh lebih besar — sekitar 11,1× kapitalisasi pasar TokenFi, dan suplai TokenFi dibatasi (1B / 10B TOKEN (11%)), sedangkan Steem terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Steem selama 44 Hari dan TokenFi selama 11 Hari.
| STEEM | TOKEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp400,47M | Rp35,96M |
Volume (24h) | Rp44,71M | Rp129,4M |
Suplai yang Beredar | 552,3M STEEM | 1B / 10B TOKEN (11%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 11 Hari |
Steem (STEEM) adalah mata uang kripto asli dari blockchain Steem, sebuah platform media sosial terdesentralisasi yang dirancang untuk memberi penghargaan kepada pengguna atas pembuatan, kurasi, dan interaksi dengan konten. STEEM bertujuan untuk mendemokratisasi media sosial dan memonetisasi konten dengan memanfaatkan teknologi blockchain.
Selengkapnya di halaman STEEM →TokenFi bertujuan menyederhanakan tokenisasi cryptocurrency dan aset, dengan posisi untuk menjadi platform tokenisasi terdepan di dunia. Industri tokenisasi diperkirakan akan mencapai $16 triliun pada tahun 2030. TokenFi diluncurkan oleh tim berpengalaman Floki, pencipta token populer Floki. Mereka memanfaatkan keahlian mereka untuk menjadikan TokenFi sebagai platform teratas di bidang tokenisasi.
Selengkapnya di halaman TOKEN →