Perbedaan STBL dan Zilliqa: STBL diperdagangkan di Rp404,9 (kapitalisasi pasar Rp283,55M, volume 24 jam Rp20,6M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp42,49 (kapitalisasi pasar Rp853,89M, volume 24 jam Rp90,68M). Perbedaan utamanya: Zilliqa jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai beredar STBL 700M / 10B STBL (8%) dibanding 20,1B / 21B ZIL (96%) milik Zilliqa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan STBL selama 7 Hari dan Zilliqa selama 130 Hari.
| STBL | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp283,55M | Rp853,89M |
Volume (24h) | Rp20,6M | Rp90,68M |
Suplai yang Beredar | 700M / 10B STBL (8%) | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 130 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →