Perbedaan STBL dan Yield Basis: STBL diperdagangkan di Rp409,56 (kapitalisasi pasar Rp286,41M, volume 24 jam Rp18,39M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.410 (kapitalisasi pasar Rp218,7M, volume 24 jam Rp65,3M). Perbedaan utamanya: STBL lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar STBL 700M / 10B STBL (8%) dibanding 156,8M / 1B YB (16%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan STBL selama 7 Hari dan Yield Basis selama 6 Hari.
| STBL | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp286,41M | Rp218,7M |
Volume (24h) | Rp18,39M | Rp65,3M |
Suplai yang Beredar | 700M / 10B STBL (8%) | 156,8M / 1B YB (16%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
STBL diperdagangkan pada Rp403,519 dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Pivot point kunci di Rp446, support kuat di Rp433 dan resistance di Rp455. Market cap Rp282,11 juta dengan supply terbatas 10 juta token namun hanya 8% yang beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook jangka pendek positif dengan momentum teknis kuat, namun RSI 6-period menunjukkan kondisi overbought. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas dan waktu hold rata-rata hanya 7 hari. Investor perlu waspada terhadap fluktuasi harga cepat di zona resistance.
Yield Basis (YB) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp1.409, mendekati resistance R1 di Rp1.405. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp220,61 juta dengan supply terbatas 1 juta YB, namun tingkat sirkulasi hanya 16% menunjukkan sebagian besar token belum aktif diperdagangkan. Indikator teknis seperti moving averages mendukung tren naik, meskipun RSI menunjukkan kondisi overbought yang perlu diwaspadai.
Outlook jangka pendek positif dengan momentum bullish, namun risiko tinggi karena volatilitas kripto dan likuiditas terbatas. Peluang ada jika token berhasil menembus level resistance, tetapi investor harus hati-hati terhadap koreksi mengingat RSI yang overbought dan volume perdagangan yang rendah.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →