Perbedaan STBL dan Virtuals Protocol: STBL diperdagangkan di Rp408,7 (kapitalisasi pasar Rp285,75M, volume 24 jam Rp21,32M), sedangkan Virtuals Protocol diperdagangkan di Rp10.628 (kapitalisasi pasar Rp6,99T, volume 24 jam Rp1,81T). Perbedaan utamanya: Virtuals Protocol jauh lebih besar — sekitar 24,5× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai beredar STBL 700M / 10B STBL (8%) dibanding 657,9M / 1B VIRTUAL (66%) milik Virtuals Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan STBL selama 7 Hari dan Virtuals Protocol selama 20 Hari.
| STBL | VIRTUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp285,75M | Rp6,99T |
Volume (24h) | Rp21,32M | Rp1,81T |
Suplai yang Beredar | 700M / 10B STBL (8%) | 657,9M / 1B VIRTUAL (66%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →Virtuals Protocol (VIRTUAL) adalah mata uang kripto yang berfokus pada peningkatan pengalaman virtual dengan menggabungkan AI dan Metaverse. Ia bertindak sebagai fondasi untuk game AI yang dapat disesuaikan dan dibagikan yang dibuat oleh orang-orang. Proyek ini bertujuan untuk memadukan kecerdasan buatan (AI) dengan dunia virtual yang imersif.
Selengkapnya di halaman VIRTUAL →