Perbedaan STBL dan Useless Coin: STBL diperdagangkan di Rp407,73 (kapitalisasi pasar Rp284,61M, volume 24 jam Rp21,76M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp632,04 (kapitalisasi pasar Rp632,07M, volume 24 jam Rp91,32M). Perbedaan utamanya: Useless Coin jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai beredar STBL 700M / 10B STBL (8%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan STBL selama 7 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| STBL | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp284,61M | Rp632,07M |
Volume (24h) | Rp21,76M | Rp91,32M |
Suplai yang Beredar | 700M / 10B STBL (8%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →