Perbedaan ssv.network dan 0x Protocol: ssv.network diperdagangkan di Rp36.649 (kapitalisasi pasar Rp579,62M, volume 24 jam Rp90,14M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.385 (kapitalisasi pasar Rp1,17T, volume 24 jam Rp65,95M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar ssv.network, dan suplai 0x Protocol dibatasi (848,4M / 1B ZRX (85%)), sedangkan ssv.network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ssv.network selama 31 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| SSV | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp579,62M | Rp1,17T |
Volume (24h) | Rp90,14M | Rp65,95M |
Suplai yang Beredar | 15,8M SSV | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 137 Hari |
ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →