Perbedaan ssv.network dan ZETA: ssv.network diperdagangkan di Rp36.618 (kapitalisasi pasar Rp581,32M, volume 24 jam Rp87,21M), sedangkan ZETA diperdagangkan di Rp178,79 (kapitalisasi pasar Rp34,62M, volume 24 jam Rp6,54M). Perbedaan utamanya: ssv.network jauh lebih besar — sekitar 16,8× kapitalisasi pasar ZETA, dan suplai ZETA dibatasi (187,8M / 1B ZEX (19%)), sedangkan ssv.network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ssv.network selama 31 Hari dan ZETA selama 10 Hari.
| SSV | ZEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp581,32M | Rp34,62M |
Volume (24h) | Rp87,21M | Rp6,54M |
Suplai yang Beredar | 15,8M SSV | 187,8M / 1B ZEX (19%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 10 Hari |
ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →Zeta Markets mengembangkan DEX (decentralized exchange) kontrak perpetual tercepat, termudah, dan teraman di pasaran. Memanfaatkan skalabilitas tinggi dari blockchain Solana, Zeta menawarkan performa setara bursa terpusat (CEX) sambil mempertahankan sifat self-custodial dan transparansi DEX. ZEX adalah token tata kelola platform Zeta, memberi pemegangnya hak suara dan bagian dari insentif trading serta staking, selaras dengan kepentingan jangka panjang komunitas.
Selengkapnya di halaman ZEX →