Perbedaan ssv.network dan eCash: ssv.network diperdagangkan di Rp36.257 (kapitalisasi pasar Rp583,55M, volume 24 jam Rp110,07M), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1202 (kapitalisasi pasar Rp2,44T, volume 24 jam Rp1,28T). Perbedaan utamanya: eCash jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar ssv.network, dan suplai eCash dibatasi (20,1T / 21T XEC (96%)), sedangkan ssv.network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ssv.network selama 30 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| SSV | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp583,55M | Rp2,44T |
Volume (24h) | Rp110,07M | Rp1,28T |
Suplai yang Beredar | 16M SSV | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →