Perbedaan ssv.network dan VeThor Token: ssv.network diperdagangkan di Rp36.927 (kapitalisasi pasar Rp586,82M, volume 24 jam Rp110,71M), sedangkan VeThor Token diperdagangkan di Rp6,79 (kapitalisasi pasar Rp683,84M, volume 24 jam Rp22,23M). Perbedaan utamanya: VeThor Token lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ssv.network 16M SSV dibanding 101,5B VTHO milik VeThor Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ssv.network selama 30 Hari dan VeThor Token selama 40 Hari.
| SSV | VTHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp586,82M | Rp683,84M |
Volume (24h) | Rp110,71M | Rp22,23M |
Suplai yang Beredar | 16M SSV | 101,5B VTHO |
Typical Hold Time | 30 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →VeThor Token adalah salah satu dari dua token yang digunakan oleh blockchain publik VeChainThor. VeChain awalnya diluncurkan pada tahun 2015, namun mengalami proses rebranding yang cukup besar pada tahun 2018. Meskipun VeChain Token (VET) adalah token native di platform, VeThor Token (VTHO) memainkan peran penting dalam fungsi keseluruhan blockchain.
Selengkapnya di halaman VTHO →