Perbedaan ssv.network dan Tellor: ssv.network diperdagangkan di Rp36.791 (kapitalisasi pasar Rp586,82M, volume 24 jam Rp110,71M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp750,08M, volume 24 jam Rp120,27M). Perbedaan utamanya: Tellor lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ssv.network 16M SSV dibanding 2,8M TRB milik Tellor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ssv.network selama 30 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| SSV | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp586,82M | Rp750,08M |
Volume (24h) | Rp110,71M | Rp120,27M |
Suplai yang Beredar | 16M SSV | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 30 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →