Perbedaan SubQuery Network dan Venom: SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M), sedangkan Venom diperdagangkan di Rp333,71 (kapitalisasi pasar Rp340,86M, volume 24 jam Rp2,89M). Perbedaan utamanya: Venom jauh lebih besar — sekitar 10,4× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai Venom dibatasi (988,9M / 8B VENOM (13%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SubQuery Network selama 3 Hari dan Venom selama 24 Hari.
| SQT | VENOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,83M | Rp340,86M |
Volume (24h) | Rp6,53M | Rp2,89M |
Suplai yang Beredar | 3,3B SQT | 988,9M / 8B VENOM (13%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 24 Hari |
SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →Venom adalah jaringan Layer 0 dan Layer 1 berbasis teknologi mesh yang mendukung platform berskala besar seperti stablecoin dan CBDC. Skalabilitas tinggi, kecepatan, dan biaya rendah membuatnya ideal untuk dApp Web3, sambil memastikan keamanan dan stabilitas sistem dengan beban tinggi.
Selengkapnya di halaman VENOM →