Perbedaan SubQuery Network dan Theta Network: SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.386 (kapitalisasi pasar Rp2,39T, volume 24 jam Rp53,1M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 72,8× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai Theta Network dibatasi (1B / 1B THETA (100%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SubQuery Network selama 3 Hari dan Theta Network selama 76 Hari.
| SQT | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,83M | Rp2,39T |
Volume (24h) | Rp6,53M | Rp53,1M |
Suplai yang Beredar | 3,3B SQT | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 76 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →