Perbedaan SubQuery Network dan SUPRA: SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp2,98 (kapitalisasi pasar Rp98,39M, volume 24 jam Rp5,31M). Perbedaan utamanya: SUPRA jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai SUPRA dibatasi (32,7B / 100B SUPRA (33%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SubQuery Network selama 3 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| SQT | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp32,83M | Rp98,39M |
Volume (24h) | Rp6,53M | Rp5,31M |
Suplai yang Beredar | 3,3B SQT | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 3 Hari | 17 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SubQuery Network menunjukkan kapitalisasi pasar yang rendah sebesar Rp32,83 juta dengan supply yang beredar 3,3 juta SQT. Data harga saat ini tidak tersedia untuk analisis tren teknis jangka pendek dan panjang. Hold time rata-rata hanya 3 hari mengindikasikan aktivitas perdagangan jangka pendek yang tinggi. Tidak ada perkembangan protokol atau ekosistem signifikan yang tercatat baru-baru ini.
Outlook keseluruhan untuk SQT sangat spekulatif karena data terbatas dan likuiditas rendah. Peluang utama terletak pada potensi adopsi jaringan jika terjadi peningkatan utilitas token. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem, likuiditas terbatas yang memperparah pergerakan harga, dan kurangnya perkembangan fundamental yang dapat mendukung nilai jangka panjang.
SUPRA menunjukkan sinyal bearish kuat dengan harga terkini Rp3,006 dan market cap Rp98,21M. Token ini berada dalam tren turun jangka pendek dengan indikator teknis mayoritas bearish (19 sinyal jual vs 4 beli). RSI menunjukkan kondisi oversold di level 22-23, namun ADX mengkonfirmasi tren bearish yang kuat. Supply yang beredar baru 32,7M dari total 100M SUPRA dengan rata-rata hold time 17 hari.
Outlook bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI yang mungkin memicu rebound teknis, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas, volatilitas tinggi, dan belum ada perkembangan fundamental signifikan yang mendukung pergerakan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →