Perbedaan Subsquid dan 0x Protocol: Subsquid diperdagangkan di Rp796,03 (kapitalisasi pasar Rp886,96M, volume 24 jam Rp74,02M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.378 (kapitalisasi pasar Rp1,17T, volume 24 jam Rp65,95M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Subsquid 1,1B / 1,3B SQD (84%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Subsquid selama 8 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| SQD | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp886,96M | Rp1,17T |
Volume (24h) | Rp74,02M | Rp65,95M |
Suplai yang Beredar | 1,1B / 1,3B SQD (84%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 137 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →