Perbedaan Subsquid dan ZETA: Subsquid diperdagangkan di Rp800,18 (kapitalisasi pasar Rp897,94M, volume 24 jam Rp75,62M), sedangkan ZETA diperdagangkan di Rp178,79 (kapitalisasi pasar Rp34,62M, volume 24 jam Rp6,54M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 25,9× kapitalisasi pasar ZETA, dan suplai beredar Subsquid 1,1B / 1,3B SQD (84%) dibanding 187,8M / 1B ZEX (19%) milik ZETA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Subsquid selama 8 Hari dan ZETA selama 10 Hari.
| SQD | ZEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp897,94M | Rp34,62M |
Volume (24h) | Rp75,62M | Rp6,54M |
Suplai yang Beredar | 1,1B / 1,3B SQD (84%) | 187,8M / 1B ZEX (19%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →Zeta Markets mengembangkan DEX (decentralized exchange) kontrak perpetual tercepat, termudah, dan teraman di pasaran. Memanfaatkan skalabilitas tinggi dari blockchain Solana, Zeta menawarkan performa setara bursa terpusat (CEX) sambil mempertahankan sifat self-custodial dan transparansi DEX. ZEX adalah token tata kelola platform Zeta, memberi pemegangnya hak suara dan bagian dari insentif trading serta staking, selaras dengan kepentingan jangka panjang komunitas.
Selengkapnya di halaman ZEX →