Perbedaan Subsquid dan Zcash: Subsquid diperdagangkan di Rp795,6 (kapitalisasi pasar Rp887,08M, volume 24 jam Rp73,46M), sedangkan Zcash diperdagangkan di Rp8.763.674 (kapitalisasi pasar Rp7,04T, volume 24 jam Rp787,62M). Perbedaan utamanya: Zcash jauh lebih besar — sekitar 7,9× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai beredar Subsquid 1,1B / 1,3B SQD (84%) dibanding 16,3M / 21M ZEC (78%) milik Zcash. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Subsquid selama 8 Hari dan Zcash selama 105 Hari.
| SQD | ZEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp887,08M | Rp7,04T |
Volume (24h) | Rp73,46M | Rp787,62M |
Suplai yang Beredar | 1,1B / 1,3B SQD (84%) | 16,3M / 21M ZEC (78%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 105 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →ZEC adalah cryptocurrency terdesentralisasi yang berfokus pada privasi dan anonimitas. Zcash menggunakan teknologi zero-knowledge proof zk-SNARK yang memungkinkan node di jaringan untuk memverifikasi transaksi tanpa mengungkapkan informasi sensitif apa pun tentang transaksi tersebut.
Selengkapnya di halaman ZEC →