Perbedaan Subsquid dan Xai: Subsquid diperdagangkan di Rp798,76 (kapitalisasi pasar Rp897,94M, volume 24 jam Rp75,62M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp111,09 (kapitalisasi pasar Rp232,06M, volume 24 jam Rp86,17M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Xai, dan suplai beredar Subsquid 1,1B / 1,3B SQD (84%) dibanding 2,1B / 2,5B XAI (84%) milik Xai. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Subsquid selama 8 Hari dan Xai selama 57 Hari.
| SQD | XAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp897,94M | Rp232,06M |
Volume (24h) | Rp75,62M | Rp86,17M |
Suplai yang Beredar | 1,1B / 1,3B SQD (84%) | 2,1B / 2,5B XAI (84%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.
Selengkapnya di halaman XAI →