Perbedaan Subsquid dan Telcoin: Subsquid diperdagangkan di Rp544,31 (kapitalisasi pasar Rp548,56M, volume 24 jam Rp68,74M), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp37,4 (kapitalisasi pasar Rp3,6T, volume 24 jam Rp19,03M). Perbedaan utamanya: Telcoin jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai beredar Subsquid 1B / 1,3B SQD (76%) dibanding 96,1B / 100B TEL (97%) milik Telcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Subsquid selama 8 Hari dan Telcoin selama 11 Hari.
| SQD | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp548,56M | Rp3,6T |
Volume (24h) | Rp68,74M | Rp19,03M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1,3B SQD (76%) | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →