Perbedaan Subsquid dan Bittensor: Subsquid diperdagangkan di Rp799,43 (kapitalisasi pasar Rp886,96M, volume 24 jam Rp74,02M), sedangkan Bittensor diperdagangkan di Rp3.621.595 (kapitalisasi pasar Rp40,69T, volume 24 jam Rp1,83T). Perbedaan utamanya: Bittensor jauh lebih besar — sekitar 45,9× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai beredar Subsquid 1,1B / 1,3B SQD (84%) dibanding 11,2M / 21M TAO (54%) milik Bittensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Subsquid selama 8 Hari dan Bittensor selama 43 Hari.
| SQD | TAO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp886,96M | Rp40,69T |
Volume (24h) | Rp74,02M | Rp1,83T |
Suplai yang Beredar | 1,1B / 1,3B SQD (84%) | 11,2M / 21M TAO (54%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →