Perbedaan Subsquid dan TAC Protocol: Subsquid diperdagangkan di Rp551,84 (kapitalisasi pasar Rp556,79M, volume 24 jam Rp73,36M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp54,55 (kapitalisasi pasar Rp263,5M, volume 24 jam Rp104,59M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Subsquid dibatasi (1B / 1,3B SQD (76%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Subsquid selama 8 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| SQD | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp556,79M | Rp263,5M |
Volume (24h) | Rp73,36M | Rp104,59M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1,3B SQD (76%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 8 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp55,268 dengan sinyal teknis keseluruhan BEARISH. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp48) dan resistance R1 (Rp56), menunjukkan konsolidasi dalam tren turun jangka pendek. RSI_12 memberikan sinyal beli lemah di level 9.90, namun moving averages secara bulat bearish. Hold time rata-rata hanya 4 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek mendominasi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support jika momentum jual melemah, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (market cap hanya Rp267,36M) membuat aset ini rentan terhadap pergerakan harga drastis. Investor harus memantau ketat level support kunci dan volume trading sebelum mengambil posisi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →