Perbedaan Spark dan Nano: Spark diperdagangkan di Rp250,87 (kapitalisasi pasar Rp767,04M, volume 24 jam Rp82,5M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp6.643 (kapitalisasi pasar Rp894,63M, volume 24 jam Rp2,6M). Perbedaan utamanya: Nano lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Spark 3,1B / 10B SPK (31%) dibanding 133,2M / 133,2M XNO (100%) milik Nano. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Spark selama 13 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| SPK | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp767,04M | Rp894,63M |
Volume (24h) | Rp82,5M | Rp2,6M |
Suplai yang Beredar | 3,1B / 10B SPK (31%) | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →