Perbedaan Spark dan XDC Network: Spark diperdagangkan di Rp313,73 (kapitalisasi pasar Rp942,49M, volume 24 jam Rp227,27M), sedangkan XDC Network diperdagangkan di Rp495,29 (kapitalisasi pasar Rp10,41T, volume 24 jam Rp119,14M). Perbedaan utamanya: XDC Network jauh lebih besar — sekitar 11× kapitalisasi pasar Spark, dan suplai Spark dibatasi (3B / 10B SPK (30%)), sedangkan XDC Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Spark selama 11 Hari dan XDC Network selama 33 Hari.
| SPK | XDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp942,49M | Rp10,41T |
Volume (24h) | Rp227,27M | Rp119,14M |
Suplai yang Beredar | 3B / 10B SPK (30%) | 21B XDC |
Typical Hold Time | 11 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →XDC Network adalah blockchain kompatibel EVM yang dirancang untuk trade finance dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Dengan konsensus Delegated Proof of Stake (DPoS), jaringan ini menghadirkan transaksi cepat, aman, dan skalabel. Sistem Layer-2 subnet memungkinkan pengguna meluncurkan side chain yang independen dan menjaga privasi, sekaligus mewarisi keamanan mainnet XDC, sehingga ideal bagi pemerintah, institusi keuangan, dan bisnis yang membutuhkan lingkungan blockchain khusus.
Selengkapnya di halaman XDC →