Perbedaan Spark dan WINkLink: Spark diperdagangkan di Rp251,27 (kapitalisasi pasar Rp769,06M, volume 24 jam Rp122,85M), sedangkan WINkLink diperdagangkan di Rp0,5562 (kapitalisasi pasar Rp552,91M, volume 24 jam Rp48,6M). Perbedaan utamanya: Spark lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Spark 3,1B / 10B SPK (31%) dibanding 993,7B / 993,7B WIN (100%) milik WINkLink. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Spark selama 13 Hari dan WINkLink selama 60 Hari.
| SPK | WIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp769,06M | Rp552,91M |
Volume (24h) | Rp122,85M | Rp48,6M |
Suplai yang Beredar | 3,1B / 10B SPK (31%) | 993,7B / 993,7B WIN (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →WINkLink adalah proyek oracle terdesentralisasi yang berjalan pada jaringan TRON. WINkLink memastikan keamanan seluruh prosedur eksekusi kontrak pintar, termasuk memperoleh data dari sumber off-chain.
Selengkapnya di halaman WIN →